Pendiri
Pendiri
Riwayat Pendiri Mgr. Nicolaus Martinus Schneiders, CICM

Mgr. Nicolaus Martinus Schneiders, CICM (alm) lahir pada tanggal 24 Agustus 1903 di Hoorn, Nederland. Setelah menyelesaikan pendidikan Guru di Beverwijk, beliau menjadi guru. Tahun 1924 beliau masuk Novisiat CICM dan mengucapkan kaul pertama pada tanggal 8 September 1925. Dari tahun 1925 sampai tahun 1931 beliau belajar Filsafat di Scheut dan Teologi di Leuven (Belgia) dan ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 17 Agustus 1930. Beliau kemudian dikirim belajar ilmu pasti di Tilburg dari tahun 1931 sampai tahun 1934. Setelah itu, beliau menjadi guru dan pretect di Seminari Menengah CICM di Sparrendaal, Nederland, sampai tahun 1938.
Ia tiba di Indonesia sebagai misionaris pada tanggal 18 Oktober 1938 dan menjadi Pastor Paroki Katedral Hati Yesus Ujung Pandang sampai tahun 1942. Semasa pendudukan Jepang beliau diinternir sampai akhir perang dunia ll. Pada bulan Februari 1946 sampai Juni 1947 beliau diongkat sebagai Pro-Prefect Apostolik. Sesudah itu selama satu tahun ia meniadi auru di SMP Makale, Tana Toraja. Pada tanggal 21 Juni 1948 ia diangkat menjadi Vikaris Apostolicus dan ditahbiskan menjadi Uskup Agung Ujung Pandang pada tanggal 24 Januari 1961. Pada tahun 1973 ia dibebastugaskan sebagai Uskup Agung Ujung Pandang dan diganti oleh Mgr. Theodorus Lumanauw. Mgr. Schneiders meninggal dunia di Tiel, Nederland, pada tanggal 19 Februari 1982.
Riwayat CO Pendiri Mgr. Fransiskus van Roessel, CICM

Mgr. Fransiskus van Roessel, CICM Lahir di Osterwijk, Belanda pada 16 April 1918. Masuk Seminari di Sparrendaal, Belanda ketika umur 12 tahun. Kemudian masuk Novisiat CICM, 7 September 1938. Kaul Pertama, 8 September 1939. Beliau ditabiskan menjadi imam 4 April 1943. Berangkat ke Indonesia sebagai misionaris CICM pada 25 Agustus 1951. Beliau menjadi Magister Postulan Pertama pada 11 Juli 1958, 7 tahun bersama Mgr. Nicolaus Martinus Schneiders, CICM Mendirikan Kongregasi Frater HHK dan langsung diangkat sebagai Pemimpin Umum Kongregasi Pertama. Diangkat sebagai administrator apostolik Keuskupan Agung Ujung Pandang 27 November 1983, dan diangkat sebagai Uskup Agung Ujung Pandang 19 Maret 1988, mengundurkan diri dari jabatan Uskup karena alasan kesehatan dan usia lanjut pada 21 Mei 1994. Berangkat ke belanda pada 4 Oktober 1994, dan meninggal dunia di sparrendaal, Belanda, 8 Mei 2000.
